Rabu, 23 Maret 2016

Apartemen Kelas Menengah Bawah, Upaya Realisasi Urban Development

apartemen  kelas menengah bawah bandung
sumber: google

Membaca minat konsumen terhadap apartemen, terutama di Kota Bandung, barangkali belum setinggi di Kota Jakarta dan lainnya. Namun ini tidak berarti bahwa tidak ada peningkatan atas minat huni apartemen di Kota Bandung. Hal ini dapat kita simpulkan dari upaya Pemerintah Kota Bandung yang berencana mendirikan belasan apartemen rakyat sejak 2015 lalu.

Sebelum membahas proyek apartemen Pemerintah Kota Bandung ini, kita simak dulu pernyataan Daniel Handojo, Director Executive Century 21, terkait minat konsumen terhadap apartemen kelas menengah bawah.

“Proyek untuk apartemen kelas menengah bawah terus berjalan di akhir tahun 2015 ini. Pengembang besar pun ikut mengambil peluang ini,” kata Daniel. (property the city magazine)

Menurut Daniel di Jakarta dan beberapa kota besar lain, minat konsumen, terutama end user terhadap apartemen masih sangat tinggi. Pertimbangan mendasar mengapa apartemen lebih banyak dipilih ketimbang landed house karena beberapa hal seperti lokasi yang dekat dengan pusat kota dan akses transportasinya yang mudah. Namun mereka tetap selektif terkait harga apartemen.



apartemen kelas menengah bawah bandung
sumber: google
Nah, jika menurut Daniel, masih terdapat kendala dalam membeli apartemen seperti sistem pembayaran dari pengembang masih agak berat. Maka proyek apartemen rakyat yang diusung Ridwan Kamil rasanya cukup banyak memberikan kemudahan bagi warga menengah bawah yang sangat membutuhkan hunian di pusat-pusat kota.

Hal ini dapat kita simpulkan dari harga kisaran yang ditawarkan Pemerintah Kota Bandung antara 50 – 200 jutaan per unit. Warga dengan gaji 1,5 juta sudah bisa memiliki apartemen ini dengan cicilan sekitar 500 ribu/ bulan. Tujuan proyek ini sebetulnya sama seperti proyek apartemen menengah ke atas yaitu untuk mengatasi keterbatasan lahan ditengah meningkatnya kebutuhan akan hunian.

Namun proyek ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pengembangan kota (urban development), dengan membangun apartemen yang memiliki urban concept. Di mana konsep ini dapat memberikan dampak pengendalian penyebaran penduduk, efisiensi mobilitas, mengurangi kemacetan dan pemborosan energi dan seterusnya. Sebagai

                                                                                                                                                                                                               



0 komentar:

Posting Komentar